Cara Install Blog (offline) di WordPress

Posted On Maret 27, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Jika kita ingin membuat blog wordpress dengan hosting sendiri, maka kita bisa memodifikasi tampilan blog kita secara offline. Selain menghemat biaya internet, kita juga bisa dengan lebih mudah dan cepat dalam modifikasi tampilan. Kal ini karena dalam modifikasi tampilan blog kita akan sering edit code..save kode..dll, yang tentunya membutuhkan waktu yang lama jika kita melakukannya secara online. Untuk melakukan hal tersebut kita harus menginstal wordpress pada server local komputer kita. Bagi yang ingin mengetahui bagaimana caranya, berikut ini akan saya jelaskan langkah – langkahnya :

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mendownload wordpress. Klik disini untuk mendownload wordpress.
Setelah itu kita lanjutkan lagi dengan mendownload program server lokal xampp. Klik disini untuk mendownload xampp.

Setelah file2 tersebut terkumpul, kita lanjutkan dengan menginstall xampp pada komputer kita. Klik dua kali xampp-win32-1.6.7-installer ( program server lokal yang sudah kita download tadi). Klik next. Setelah itu akan muncul form untuk mengisi di drive mana kita akan menginstal program tersebut. Sebagai catatan..jika anda memakai windows vista sebaiknya jangan diinstall di drive C karena program tidak akan berjalan dengan baik. Install saja di drive D atau terserah anda. Klik next. Jika muncul run as service tidak perlu dicentang. Klik next dan lakukan instalasi sesuai dengan keterangan yang ada.

Jika xampp telah terinstal di komputer anda, klik 2 kali xampp control panel yang ada di desktop anda. Setelah panel xampp terbuka, klik tombol running yang ada di samping kanan tulisan apache dan juga yang disamping kanan mysql. Jika muncul notifikasi windows..pilih unblock.

Buka browser, semisal firefox, opera dsb. Pada adressbar isikan http://localhost. Pilih english sebagai bahasa default. Setelah itu anda akan masuk cpanel dari xampp.
Pada menu yang ada di kiri klik phpmyadmin yang ada di sub menu tools untuk membuat database blog anda. Pada form create new database, isikan nama database yang akan menjadi database blog anda. Anda bisa memberi nama databasenya sesuka anda, misalkan db_bloganda, kemudian klik tombol create.

Server lokal dan database blog anda telah selesai dibuat, sekarang saatnya menginstal wordpress di komputer anda. Caranya extract file wordpress yang sudah kita download tadi. Kemudian copy semua file dan folder yang ada di dalam folder wordpress.
Masuklah ke dalam folder instalasi xampp anda yang tadi, misalkan C:\xampp\htdocs. Buat satu foder baru di dalam folder htdocs, misalnya bloganda. Paste semua file worpress yang sudah kita copy tadi ke dalam folder pusatgratis yang ada dalam folder htdocs.

Oke..sekarang proses instalasi dimulai. Buka sebuah browser baru dan isikan localhost/bloganda
Akan muncul sebuah tampilan wordpress, pilih create a configuration file. Setelah itu akan muncul halaman baru dan klik lets go.
Kemudian akan muncul form2 sebagai berikut

Database name : isikan database yang sudah kita buat tadi, misalkan db_bloganda
Username : isi dengan kata “root” (tanpa tanda petik)
Password : biarkan tetap kosong
Database host : isi dengan kata  “localhost”
Table prefik : tidak perlu diubah
Klik tombol submit

Akan muncul halaman lagi dan klik tombol “run the install”
Kemudian akan muncul lagi halaman. Isi form2 sbb :
Blog title : isi dengan judul blok kamu. Misalnya, “bloganda”
Your email : Isi dengan alamat Email kamu
Klik install wordpress

Setelah itu akan muncul halaman success, di halaman itu ada username dan paswword sementara anda. Copy atau catat baik2 passwordd sementara tersebut, karena kalau misalkan hilang..maka anda harus menginstal lagi dari awal. Saya sarankan Copy saja password tersebut, Terus klik tombol login. Setelah itu muncul halaman login. Isi username anda ( admin ) dan paste password sementara tadi di form password. Klik login.

Hal pertama yang harus anda lakukan setelah masuk dashboard wordpress adalah ganti password sementara anda dengan password yang baru dengan cara klik user —> your profile
Di halaman paling bawah ada menu new password. Masukkan password baru anda disana.
Selamaat. WordPress telah terinstal secara lokal pada komputer kamu.. :) ,Sekarang kamu bisa langsung memulai posting atau modifikasi tampilan blog kamu terlebih dahulu.

Untuk melihat blog, ada di localhost/bloganda/
Untuk masuk ke dashboard panel, ada di localhost/bloganda/wp-admin

Kamu bisa modifikasi tampilan dengan lbh cepat dan hemat sebelum mengupload wordpress kamu ke web hostingyang kamu sewa.
Satu catatan yang penting : setiap kali komputer dihidupkan, kita harus mengaktifkan apache dan mysql dengan klik tombol start di samping kanan apache dan mysql yang di kontrol panel xampp

Lihat Juga:

  1. Amankan wordpress anda dari hacker
  2. WordPress di HACK??
  3. Muncul Popup di wordpress
  4. Tips Menentukan Topik Blog yang menarik
  5. Cara memasukkan meta tag di blogger

 

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

http://www.pusatgratis.com/tutorial/blogging/tips-install-blog-wordpress-secara-offline.html

WIFI

Posted On Maret 22, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

5

Cara Instalasi IP Address

Posted On Maret 22, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

- Instalasi IP address pada windows 2000

Kita dapat memasangkan alamat IP di sebuah komputer yang memiliki sistem operasi windows 2000, ikuti langkah-langkah sebagai berikukut:

- Pilih icon network neighborhood untuk windows 98 atau my network place untuk
windows 2000, kemudian klik kanan pada icon tersebut.

1

2

3

4

Cara memasang TCP / IP pada komputer Anda

Windows 95 / Windows 98

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik icon Jaringan.
3) Klik Tambah, kemudian pilih Protokol pilihan dari kotak menelusuri dan tekan Tambahkan
4) Pilih Microsoft pilihan dari sisi kiri kotak browsing.
5) Pilih TCP / IP dari pilihan kanan mencari kotak dan klik OK
6) The TCP / IP protokol sekarang ditambahkan ke Jaringan menelusuri komponen pada tab Konfigurasi Jaringan pada layar.
7) Sorot TCP / IP protokol dan klik tombol Properties.
8) Pilih Tab IP Address dan klik Tentukan alamat IP tombol radio.
9) Dalam bidang Alamat IP ketik IP Alamat (contoh 192.168.2.4)

Tip: 192.168.2. X adalah alamat tetap lokal dalam hal alamat IP, sehingga Anda dapat menggunakan angka terakhir (x) untuk mengatur alamat IP yang unik dari masing-masing user lokal. Dengan kata lain pada setiap mesin x adalah sebuah nomor 1-255.

Di bidang subnet Mask masukkan mask 255.255.255.0

Tips: Setiap komputer harus memiliki IP Address yang unik.
10) Klik tombol OK.
11) Klik pada tab Identifikasi Jaringan pada layar dan periksa apakah nama komputer, workgroup dan deskripsi komputer yang benar (ini akan digunakan untuk keperluan identifikasi untuk server dan klien).

Tip: Jika komputer tidak memiliki nama kemudian beri satu. Setiap komputer pada LAN harus memiliki nama yang unik. Anda dapat menggunakan bunga, kartun atau karakter, atau apapun nama inspirasi.

12) Klik tombol OK dan keluar dari kontrol pengaturan layar.

Penting: Anda tidak perlu memiliki kartu jaringan atau pada jaringan untuk membuat TNA 2000 bekerja, selama setidaknya satu TCP / IP adalah adaptor setup. Adaptor adalah perangkat fisik seperti Jaringan kartu atau Modem. Bahkan jika anda tidak memiliki modem atau Kartu Jaringan di komputer Anda, Anda tetap dapat menambahkan Modem Anda Pengaturan jaringan. (TNA 2000 bekerja ketika TCP / IP modem adaptor adalah setup di Jaringan properti meskipun Modem tidak terpasang ke komputer atau terhubung ke Internet.)

Windows NT

Yang pertama untuk membentuk, adalah apakah Anda atau tidak memiliki komputer bahkan mendapat TCP / IP diinstal. Untuk melakukannya, ikuti langkah sederhana berikut:

1) Start> Settings> Control Panel
2) Double klik pada Jaringan
3) Jika kotak pesan muncul menanyakan apakah Anda ingin memasang jaringan, maka anda dapat dengan aman mengatakan bahwa anda tidak memiliki TCP / IP (atau protokol jaringan) diinstal. Anda dapat klik Tidak untuk saat ini dan melanjutkan ke bagian selanjutnya dari dokumen ini.
4) Namun, jika muncul jendela dengan Jaringan informasi, klik pada tab Protokol.
5) Memeriksa daftar dan lihat apakah Anda dapat melihat TCP / IP Protocol.
6) Jika Ya, maka anda sudah memiliki TCP / IP diinstal, dan Anda bisa menutup semua jendela untuk kembali ke desktop Anda.
7) Jika tidak, maka anda tidak memiliki TCP / IP diinstal, dan dokumen ini adalah untuk Anda!

Untuk mengikuti prosedur yang benar untuk menginstal TCP / IP pada komputer Anda, silakan membuat judul yang berlaku untuk Anda:
A) Anda tidak memiliki modem atau kartu jaringan terpasang.
B) Anda memiliki modem yang terpasang, namun tidak ada TCP / IP.
C) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP.

A) Anda tidak memiliki modem atau kartu jaringan terpasang:

Pada Windows NT4, Anda dapat “mengelabui” mesin menjadi pemikiran yang memiliki modem terinstal, walaupun sebenarnya tidak ada! Dengan kata lain, Anda tidak perlu pergi dan membeli modem atau kartu jaringan menggunakan TCP / IP pada komputer Anda. Untuk keperluan kita intending, tidak ada komunikasi dengan komputer lain adalah penting, tetapi penggunaan sebuah protokol untuk komunikasi lokal antara aplikasi lokal. Jika hal ini terdengar seperti High-tech pelancongan, jangan khawatir, Anda hanya perlu lakukan adalah mengikuti petunjuk sederhana di bawah ini! 1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.

2) Double klik Modems.
3) Memeriksa Don’t detect my modem; akan saya pilih dari daftar pilihan.
4) Produsen di daftar di sebelah kanan, pilih Standar Modem Jenis.
5) Pada bagian kiri, di bawah Models, pilih Dial up jaringan kabel serial antara dua komputer.
6) Klik Next.
7) Pilih tombol radio di sebelah pilihan Ports, lalu pilih COM1 (atau COM2 jika tidak tersedia).
8) Klik Next.
9) Pilih negara Anda, dan dimasukkan ke dalam kode yang cepat jika anda mau!
10) Klik Next, kemudian pada Selesai, kemudian Close.
11) Sekarang Anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah judul B untuk menginstal TCP / IP

B) Anda memiliki modem yang terpasang, namun tidak ada TCP / IP:

Anda tidak perlu mengubah pengaturan pada modem instalasi, tetapi hanya menambahkan protokol di Jaringan Properties.

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Klik dua kali pada Network.
3) Jika Anda tidak memiliki pengaturan jaringan sudah terpasang, sebuah pesan kotak harus datang menanyakan apakah Anda ingin menginstal Networking. Jawaban Anda harus Ya!
4) Sekarang periksa Remote akses jaringan, dan matikan Wired ke jaringan.
5) Klik Next.
6) Dan klik Next lagi.
7) Pilih TCP / IP formulir daftar.
8) Klik Next 3 kali.
9) Masukkan CD Windows NT4 dan jenis D: prompt dalam kotak, kemudian klik Lanjut.
10) Anda seharusnya mendapatkan sebuah pertanyaan tentang apakah DHCP dipasang. Anda bisa mengklik No.
11) Anda mungkin akan menunggu beberapa detik, kemudian Tambahkan RAS kotak muncul. Pilih dengan port modem Anda, dan klik Ok.
12) Kotak kedua akan muncul, dan Anda dapat memilih port yang sama, dan klik Lanjutkan.
13) Anda mungkin harus menunggu sedikit lagi, dan kemudian Anda bisa klik Next.
14) Klik Next lagi.
15) Komputer mengkonfirmasi nama, workgroup, dan domain, dan klik Next.
16) Klik Selesai.
17) Menghapus apapun dari disk drive, dan klik Yes untuk merestart komputer.
18) Anda sekarang harus memiliki sistem TCP / IP diinstal!

C) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP:

Sistem anda sebenarnya dapat dikonfigurasi untuk jaringan, tetapi menggunakan protokol yang berbeda. Hal ini sangat sederhana, beberapa langkah-langkah untuk menginstal TCP / IP protokol.

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Klik dua kali pada Network.
3) Hal ini akan membawa pada Jaringan Properties kotak, tetapi jika ia datang dengan sebuah pesan yang meminta Anda untuk memasang jaringan, kemudian kembali ke judul B
4) Klik pada tab Protokol.
5) Didirikan pada kami sebelumnya, bahwa TCP / IP tidak termasuk dalam daftar ini, jadi maju dan klik Tambah.
6) Gulir ke bawah ke TCP / IP Protocol, lalu pilih.
7) Klik Ok.
8) Maka anda harus mendapat pertanyaan tentang apakah DHCP dipasang. Anda dapat klik Yes.
9) Tempat Windows NT4 dalam drive CD, dan ketik D: kemudian klik Lanjutkan.
10) Tunggu beberapa detik, kemudian klik Tutup.
11) Hapus semua disk dari drive dan klik Ya untuk restart komputer.

Windows 2000

Dalam Windows 2000 itu tidak cukup untuk menentukan apakah TCP / IP diinstal. Windows 2000 secara otomatis mendeteksi apakah komputer Anda menggunakan TCP / IP, dan menonaktifkan itu jika tidak! Jadi, pertama Anda harus menentukan apakah komputer telah TCP / IP terpasang pada modem atau sambungan jaringan atau, tentu saja, tidak sama sekali. Untuk melakukannya, ikuti langkah sederhana berikut:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik dan Jaringan Dial Up Connections.
3) Hal ini akan menampilkan semua jendela yang berhubungan dengan koneksi jaringan.

i. Jika hanya ada satu ikon disebut Membuat Sambungan Baru, maka anda tidak mempunyai jaringan atau koneksi dial up, dan karena itu, tidak ada TCP / IP. Untuk saat ini, Anda bisa menutup semua jendela untuk kembali ke desktop Anda.

ii. Jika terdapat ikon lainnya, kita perlu menentukan apa yang mereka. adalah cara paling sederhana untuk pergi ke Dilihat pada menu utama, lalu pilih Rincian. Ini akan menampilkan detil yang masing-masing sambungan. Jika ada yang mengatakan di bawah Jenis LAN, maka kita dapat menganggap Anda memiliki kartu jaringan terpasang. Jika ada yang berkata Dial-up di bawah Ketik, maka mereka adalah modem.

iii. Jika anda tidak mempunyai jenis sambungan LAN, Anda dapat menutup semua jendela untuk kembali ke desktop Anda. Jika tidak, lanjutkan dengan langkah 4.

4) Klik kanan pada salah satu jaringan (yang berkata LAN) ikon dan pilih Properties.
5) Pada tab General, cari melalui daftar dan lihat apakah Anda dapat melihat Internet Protocol TCP / IP. Anda harus mengulangi langkah 4 dan 5 untuk semua LAN sambungan di jendela.
6) Jika sudah ada, Anda memiliki TCP / IP diinstal. Jika tidak, Anda tidak memiliki TCP / IP.

A) Anda tidak memiliki koneksi jaringan, atau ada modem, tapi perlu memastikan TCP / IP diaktifkan.
B) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP.

A) Anda tidak memiliki koneksi jaringan, atau ada modem, tapi perlu memastikan TCP / IP diaktifkan:

Anda dapat memasang Microsoft Loopback Adapter untuk menangani TCP / IP. Ikuti petunjuk mudah untuk menginstal:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik Add / Remove Hardware.
3) Klik Tambah / masalah sebuah perangkat, kemudian Next.
4) Klik Tambah Baru Device, kemudian klik Next.
5) Klik Tidak, saya ingin memilih Perangkat Keras dari daftar, kemudian Next.
6) Jaringan Adapters klik, kemudian klik Next.
7) Produsen di dalam kotak, klik Microsoft.
8) Jaringan Adapters dalam kotak, klik Microsoft Loopback Adapter, kemudian klik Next
9) Klik Selesai.

B) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP:

Anda mungkin menggunakan protokol yang berbeda pada kartu jaringan anda, sehingga TCP / IP mungkin tidak akan diinstal. Ikuti langkah-langkah untuk menginstal:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik dan Jaringan Dial Up Connections.
3) Klik kanan di sambungan LAN, dan pilih Properties.
4) Pada tab umum, pastikan TCP / IP belum di dalam daftar, kemudian klik Instal.
5) Pilih Protocol bentuk daftar, kemudian klik Tambah.
6) Tunggu beberapa detik, kemudian pilih Internet Protocol TCP / IP, dan klik Ok.
7) Tunggu beberapa detik, kemudian pastikan TCP / IP ditampilkan dalam daftar pada tab General dari Properties Network Connection, kemudian menutup semua jendela untuk kembali ke desktop.

Windows XP

Dalam Windows XP itu tidak cukup untuk menentukan apakah TCP / IP diinstal. Windows XP secara otomatis mendeteksi apakah komputer Anda menggunakan TCP / IP, dan menonaktifkan itu jika tidak! Jadi, pertama Anda harus menentukan apakah komputer telah TCP / IP terpasang pada modem atau sambungan jaringan atau, tentu saja, tidak sama sekali. Untuk melakukannya, ikuti langkah sederhana berikut:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik pada Network Connections.
3) Hal ini akan menampilkan semua jendela yang berhubungan dengan koneksi jaringan.

i. Jika tidak ada ikon Dial atas atau di bawah LAN, maka anda tidak mempunyai jaringan atau koneksi dial up, dan karena itu, tidak ada TCP / IP. Untuk saat ini, Anda bisa menutup semua jendela untuk kembali ke desktop Anda.

ii. Jika anda tidak mempunyai jenis sambungan LAN, Anda dapat menutup semua jendela untuk kembali ke desktop Anda. Jika tidak, lanjutkan dengan langkah 4.

4) Klik kanan pada salah satu jaringan (yang berkata LAN) ikon dan pilih Properties.
5) Pada tab General, cari melalui daftar dan lihat apakah Anda dapat melihat Internet Protocol TCP / IP. Anda harus mengulangi langkah 4 dan 5 untuk semua LAN sambungan di jendela.
6) Jika sudah ada, Anda memiliki TCP / IP diinstal. Jika tidak, Anda tidak memiliki TCP / IP.

A) Anda tidak memiliki koneksi jaringan, atau ada modem, tapi perlu memastikan TCP / IP diaktifkan.
B) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP.

A) Anda tidak memiliki koneksi jaringan, atau ada modem, tapi perlu memastikan TCP / IP diaktifkan:

Anda dapat memasang Microsoft Loopback Adapter untuk menangani TCP / IP. Ikuti petunjuk mudah untuk menginstal:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik pada Tambahkan Hardware.
3) Klik Next pada Add Hardware Wizard.
4) Klik Ya untuk Apa hardware tersambung, kemudian klik Next.
5) Pilih Tambah baru Hardware perangkat dari daftar, kemudian Next.
6) Pilih Instal perangkat Hardware yang saya secara manual memilih dari daftar (Advanced), dan kemudian klik Next.
7) Jaringan Adapters klik, kemudian klik Next.
8) Produsen di dalam kotak, klik Microsoft.
9) Jaringan Adapters dalam kotak, klik Microsoft Loopback Adapter, kemudian klik Next
10) Klik Next untuk memulai instalasi.

B) Anda memiliki kartu jaringan terpasang, namun tidak ada TCP / IP:

Anda mungkin menggunakan protokol yang berbeda pada kartu jaringan anda, sehingga TCP / IP mungkin tidak akan diinstal. Ikuti langkah-langkah untuk menginstal:

1) Pilih Mulai tombol, maka menu Pengaturan, kemudian Control Panel dari menu Pengaturan.
2) Double klik dan Jaringan Dial Up Connections.
3) Klik kanan di sambungan LAN, dan pilih Properties.
4) Pada tab umum, pastikan TCP / IP belum di dalam daftar, kemudian klik Instal.
5) Pilih Protocol bentuk daftar, kemudian klik Tambah.
6) Tunggu beberapa detik, kemudian pilih Internet Protocol TCP / IP, dan klik Ok.
7) Tunggu beberapa detik, kemudian pastikan TCP / IP ditampilkan dalam daftar pada tab General dari Properties Network Connection, kemudian menutup semua jendela untuk kembali ke desktop.

Sumber : http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en%7Cid&u=http://w

IP Address

Posted On Maret 20, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

Ip Address

Konsep IP Address di InternetOleh : Aulia K. Arif & Onno W. Purbo

Selain ini ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.
Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo.
Address Khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :
Network Address. Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan “routing” surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.
Broadcast Address. Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.
Netmask. Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.
Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali – semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet

Manfaat ICT

Posted On Februari 26, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

TIK biasa kita kenal dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi. TIK merupakan suatu pelajaran yang mengenalkan kita pada teknologi di era globalisasi ini.
Contohnya adalah kita mengenal internet. miRC, serta jaringan- jaringan komunikasi lainnya.
Dengan pelajaran TIK ini kita dapat mengenal Friendster, Ficebook, YMdan lain- lain. Dengan mengenal Friendster kita dapat mencari teman serta berkomunikasi dengan orang yang dulunya kita belum kenalwalaupun itu secara ttidak langsung. di era globalisasi ini kita harus tahu dan mengerti bagamana perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia maupun di dunia Internasional. Dengan demikian kita tidak GAPTEK [Gagap Teknologi].
Tapi,,,,,,, INGAT!!!!! kita harus benar- benar dan benar memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan keperluan kita. Kita tidak boleh sembarangan menggunakan dan memanfaatkan TIK.
Pada pelajaran TIK ini siswa dapat mencari informasi serta mengetahui perkembangan dunia luar. selain itu kita dapat menambah teman untuk menjalin tali silaturahmi.

UNTUNGKAH KITA????????
Pada perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini kita harus tahu dan mengerti dampak positif (+) ataupun dampak negatifnya (-).
Dampak positifnya adalah:
1. Dapat mencari informasi secara cepat.
2. Menambah wawasan.
3. Tidak Gagap Teknologi, dll
selainitu kita juga harus tahu apa saja dampak negatifnya:
a. Bisa- bisa kita akan menjadi korban perkembangan Teknologi INformasi dan Komunikasi.
b. Kita menjadi kecanduan untuk pergi ke warnet (misalnya) karena kita sudah mendapat teman baru, dan lain- lain.
Dengan demikian dapat kita simpulkan dengan adanya TIK kita kita lebih untung daripada kita tidak mengenal TIK sedikitpun.

WIDGETS

Posted On Januari 30, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

WIDGET

Widgets Embeddable chunks of code have existed since the start of the World Wide Web. Web developers have long sought and used third party code chunks in their pages. It could be said that the original web widgets were the link counters and advertising banners that grew up alongside the early web. A widget is anything that can be embedded within a page of HTML, i.e. a web page. A widget adds some content to that page that is not static. Generally widgets are third party originated, though they can be home made. Widgets are also known as modules, snippets, and plug-ins. The first widely syndicated web widget, Trivia Blitz, was introduced in 1997. It was a java game applet offered by Uproar.com embedded on 15,200 websites as of December 31, 1998 and 36,100 websites as of December 31, 1999. It spread virally through an “add this game to your website” button. Sites that carried the game ranged from Geocities and Tripod personal pages to CNN and Tower Records. Uproar paid sites a referral fee for new users that registered through the widget. When Uproar.com was acquired by Vivendi Universal in 2001, the widget was discontinued. Widgets are now commonplace and are used by bloggers, social network users, auction sites and owners of personal web sites. They exist on home page sites such as iGoogle, Netvibes, or Pageflakes. Browser-based tools for creating and hosting widgets include Microsoft Popfly, Widgetbox, and zembly. Widgets distribution platforms such as Clearspring and Gigya are now used to seed and distribute widgets as Rich media Advertisement units. Media and entertainment companies are increasingly using widgets to run Ad campaigns. Widgets are used as a distribution method by ad networks such as Google’s AdSense, by media sites such as Flickr, by video sites such as YouTube and by hundreds of other organizations. [edit] Usage and criticism Applications can be integrated within a third party website by the placement of a small snippet of code. The code brings in ‘live’ content – advertisements, links, images – from a third party site without the web site owner having to update or control. End users can utilize Web Widgets to enhance a number of web-based hosts, or drop targets. Categories of drop targets include social networks, blogs, wikis and personal homepages. Although end users primarily use Web Widgets to enhance their personal web experiences, or the web experiences of visitors to their personal sites, corporations can potentially use Web Widgets to improve their web sites using syndicated content and functionality from third party providers. The use of web widgets has been increasingly proposed as a marketing channel that could replace the less effective targeted banner ads and take advantage of the viral distribution in social networks. This usage has been criticized as ineffective [1] on the basis that users of a social space are not mainly in a mindset receptive to information exposition but one of content creation. [edit] Security considerations As any program code, widgets can be used for malicious purposes. One example is the Facebook “Secret Crush” widget, reported in early 2008 by Fortinet as luring users to install Zango adware.[2] [edit] Widget management systems Main article: Widget engine Widget management systems offer a method of managing widgets that works on any web page, such as a blog or social networking home page. Many blog systems like WordPress or Movable Type come with built in widget management systems as plug-ins. Users can obtain widgets and other widget management tools from widget companies such as Clearspring or Widgetbox

Sember: http//id.wikipedia.org/wiki/widgets

Definisi….

Posted On Januari 23, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

HUB

Jaringan komputer berkembang dengan sangat cepat. Salah satu pemicunya adalah kebutuhan untuk berbagi pakai alat (device) maupun data baik pada lokasi yang sama ataupun lokasi yang berbeda. Jaringan komputer yang berada pada lokasi yang sama dengan jarak yang tidak jauh disebut dengan jaringan komputer local (LAN). Topologi yang biasa digunakan pada jaringan lokal ini adalah topologi star. Ini berarti dibutuhkan satu alat tambahan yang disebut dengan hub atau switch.

Hub Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.

hub

Switch Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs.

Router Alat yang bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan. router dapat digunakan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada di sisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan HEADERS dan daftar tabel pengantar (Forwarding Table) untuk menentukan posisi yang terbaik untuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protokol seperti ICMP,HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun.

ACCESS POINT

In computer networking, a wireless access point (WAP or AP) is a device that allows wireless communication devices to connect to a wireless network using Wi-Fi, Bluetooth or related standards. The WAP usually connects to a wired network, and can relay data between the wireless devices (such as computers or printers) and wired devices on the network.

access-point

TugaZz lgii…..

Posted On Januari 16, 2009

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

TOPOLOGI CINCIN (Ring)

toplogi-cincin

Topologi cincin adalah topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

Kelebihan topologi ring:
* Laju data (transfer rate) tinggi
* Dapat melayani lalul lintas data yang padat
* Tidak diperlukan host, sehingga repatif lebih murah
* Dapat melayani berbagai media pengirim
* Komunikasi antarterminal murah
* Waktu yang diperlukan untuk mengakses data optimal

Kelemahan topologi ring:
* Penambahan/pengurangan treminal sangat sulit
* Kerusakan pada media pengiriman dapat menghentikan kerja seluruh jaringan
* Harus ada kemampuan untuk medeteksi kesalahan dan metode pengisolasian kesalahan
* Kerusakan pada salah satu terminal akan dapat mengakibatkan kelumpuhan jaringan
* Tidak kondusif untuk pengiriman suara, gambar dan data.

Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_cincin

TOPOLOGI TREE (Pohon)

topologi-tree

Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

TOPOLOGI BUS

topologi-bus

Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Kelebihan Topologi bus:
- Mudah dikembangkan
- Jarak LAN tidak terbatas
- Kehandalan jaringan tinggi
- kecepatan pengiriman tinggi
- jumlah terminal dapat ditambah atau dikurangi tanpa mengganggu operasi yang telah berjalan
- tidak perlu pengendali pusat

Kelemahan Topologi bus:
- Jika lalulintas data terlalu tinggi, dapat terjadi kemacetan.
- Fiperlukan repeater untuk menguatkan sinyal pada pemasangan jarak jauh
- Operasional jaringan LAN bergantung pada setiap teminal

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus

TOPOLOGI MESH

topologi-mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_mesh

TOPOLOGI STAR (Bintang)

topologi-star2

Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan topologi star:
* Kehandalan jaringan terbesar diantara topologi yang lain
* Mudah dikembangkan
* Keamanan data tinggi
* Kemudahan akses ke jaringan LAN lain

Kelemahan topologi star:
* Lalu lintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan lambat
* Jaringan tergantung pada terminal pusat

TOPOLOGI LINIER

topologi-linear1

Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.

Tipe konektornya terdiri dari

1. BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.

Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :

* Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_linier

Sejarah Internet

Posted On November 11, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped leave a response

SEJARAH INTERNET

Secara harafiah, internet (kependekan dari kata inter-network) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerus ke beberapa rangkaian.Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol).Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Intenet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat_elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat_elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia.Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Hello world!

Posted On Oktober 31, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped one response

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!